Kamis, 09 Januari 2014

Khasiat Tanaman Jarak

Sobat pernah dengar tidak tanaman Jarak?? Tanaman jarak (Jatropha Curcas Linn) telah lama dikenal masyarakat Indonesia, yaitu pada masa penjajahan oleh bangsa Jepang pada tahun 1942. Pada masa itu masyarakat diharuskan menanam pohon jarak pagar di pekarangan rumahnya untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan perang bangsa Jepang.Tanaman jarak berbentuk pohon kecil atau semak belukar besar ini yang tingginya mencapai 5 meter. Cabang-cabang pohon ini bergetah dan dapat diperbanyak dengan biji dan dengan cara stek atau kultur jaringan dan mulai berubah berbuah delapan bulan sejak ditanam. Sejak zaman nenek moyang kita, jarak cukup terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Biasanya para orangtua dan leluhur kita memperoleh manfaat dari bagian daun jarak. Padahal kalau kita telaah lebih lanjut, bukan hanya daun saja yang dapat dimanfaatkan dan diambil khasiatnya, tetapi juga keseluruhan dari tanaman jarak tersebut. Jarak atau yang dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan ricinus communis adalah sejenis tanaman liar yang biasanya tumbuh di lahan kosong, di pantai maupun hutan. Tanaman jarak adalah sejenis tanaman perdu berdaun tunggal, menjari berjumlah 7 – 9 serta berdiameter 10 – 40cm. Tanaman jarak saat ini telah banyak dibudidayakan karena memiliki manfaat yang luar biasa, baik dalam bidang kesehatan maupun sebagai penghasil minyak jarak yang bermanfaat sebagai campuran pelumas maupun keperluan lainnya. Tanaman jarak banyak ditemukan pada lahan-lahan kosong. Tanaman jarak juga banyak digunakan sebagai tanaman pagar untuk membatasi pekarangan. Mugkin sebagian orang tidak memperhatikan keberadaan tanaman ini di sekitarnya. Akan tetapi jarak ternyata memiliki banyak sekali manfaat dalam bidang kesehatan serta pengobatan berbagai macam penyakit. Semua bagian dari tanaman jarak ternyata memiliki manfaat. Mulai dari biji, akar, daun dan minyak yang dihasilkan dari bijinya dapat kita manfaatkan untuk berbagai keperluan. Sampai saat ini pemanfaatan buah jarak untuk diolah menjadi biofuel juga masih ramai dibicarakan. Jarak disebut-sebut menjadi sumber energi terbarui. Menipisnya jumlah cadangan bahan bakar fosil membuat jarak menjadi salah satu andalan sumber energi terbarukan di masa yang akan datang. Beberapa manfaat jarak dalam bidang pengobatan atau kesehatan antara lain: • Obat gatal-gatal. Minyak yang dihasilkan dari olahan biji jarak dapat digunakan untuk mengobati peyakit gatal pada kulit yang disebabkan oleh jamur maupun hal lainnya. Minyak jarak juga dapat digunakan untuk mengobati bisul dan luka berdarah. • Sakit perut dan diare. Tanaman jarak juga bermanfaat sebagai obat sakit perut dan diare. Daun jarak yang telah diberi minyak kelapa dipanaskan sebentar dengan bara api kemudian di tempelkan di perut. • Anti mikroba. Getah buah jarak memiliki sifat anti mikroba, getah jarak ini dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi yang disebabkan oleh gigi berlubang. • Demam. Selain dapat mengobati sakit perut dan diare, daun jarak dapat digunakan untuk menurunkan demam tinggi pada anak, caranya adalah dengan meremas daun jarak kemudian menempelkanya di sekitar pusar. Semoga bermanfaat!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar